About Us

Website ini difokuskan untuk memperkenalkan produk-produk yang ditemukan oleh Suprio Guntoro dan beberapa berita/artikel yang berkaitan.

Suprio Guntoro adalah peneliti pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali yang bernaung di bawah Badan LITBANG Pertanian. Aktif di berbagai organisasi sosial, seperti HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) dan ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia) Orwil Bali. Disamping itu sebagai Ketua Yayasan Bali Tekno Hayati yang bergerak dibidang pelestarian plasma nutfah.

Beberapa penghargaan di tingkat nasional telah diraihnya, antara lain peraih  “Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Bidang Agro Inovasi” dari Menteri Pertanian (2011), salah satu nominator olimpiade Bidang Kimia & Biologi yang diselenggarakan oleh Ditjen HKI (2010), penanggung jawab Laboratorium Agribisnis PRIMATANI terbaik Nasional (2007) dan salah seorang peneliti berprestasi – Deptan (2004). Pernah meraih penghargaan dari Menteri Pariwisata dan Kebudayaan (2005) dalam bidang penulisan skenario film. Sejak tahun 2013 menjadi ”fellow” Ashoka Global, “Anugerah Inovasi Perkebunan 2013” dari Menteri Pertanian dan dan baru-baru ini (2014) mendapat penghargaan “Adhikarya Pangan Nasional (APN)” dari Presiden RI kategori Pelayanan Ketahanan Pangan.

Beberapa hasil penelitian dan inovasinya telah dimanfaatkan oleh ribuan masyarakat di Indonesia. Gagasannya tentang model pertanian ”Tekno-Ekologis” telah direproduksi oleh Pemprov. Bali di ratusan desa yang kemudian diberi nama ”SIMANTRI”. Beberapa hasil temuannya telah mendapat Hak Paten dari Ditjen HKI. Tidak berlebihan jika surat kabar KOMPAS menetapkan sebagai salah satu dari 45 figur inspiratif Indonesia tahun 2010. Beberapa karyanya dalam bentuk buku telah diterbitkan oleh Penerbit Kanisius (Yogyakarta), Penerbit Gramedia (Jakarta), PT. AgroMedia (Jakarta), dan Pemerintah Provinsi Bali.

Bio Data:

Lahir             : Jember, 18 Juni 1957
Pendidikan : S-1 Nutrisi Fakultas Peternakan, Universitas Udayana 1984
Pelatihan    : Kursus akupunktur hewan, Fak kedokteran Universitas Airlangga, 1997
Pelatihan produksi biofuel Puslit Bioenergi IPB, 207

Temuan Teknologi:

· BIO-CAS : Probotik untuk penggemukan sapi/kambing pada tahun 2004 (telah digunakan oleh sekitar 3000 orang di Bali dan Jatim’
· Teknik pengolahan limbah perkebunan dan limbah tanaman pangan untuk pakan ternak pada tahun 2005 (diadopsi oleh masyarakat desa di Bali dan 8 propinsi di luar Bali.
· Rummino Bacillus (RB) : mikroba inokulan untuk pembuatan kompos dan pupuk organik cair. Pada tahun 2005
· Teknik pengolahan sampah organik untuk pakan ternak pada tahun 2007
· Probiotik untuk unggas, pada tahun 2009
· Teknik ekstraksi secara biologis untuk memproduksi bio diesel dari bahan mikro algae, pada tahun 2009
· Cara memproduksi kopi luwak probiotik, pada tahun 2010

Aktifitas Organisasi

a. Organisasi Islam
– Ketua Divisi IPTEK-ICMI Orwil Bali
– Ketua Lembaga Lingkungan Hidup – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali (2005-2010)
– Ketua Komisi Lingkungan Hidup & Kebudayaan – MUI Bali (2010-2015)
– Ketua Biro Pengkajian dan Pengembangan – Forum “ISLAMIC CENTRE” Bali
– Wakil Ketua yayasan La-Roiba Tabanan
– Pembina Subak Muslim “Air Satang” Jembrana

b. Organisasi Sosial dan Profesi
– Ketua Yayasan Bali Tekno Hayati
– Ketua Divisi IPTEK ASGARIN ( Asosiasi Gaharu Indonesia ) Bali
– Seksi Pemasyarakatan Teknologi – HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Wilayah Bali

c. Pelestari Lingkungan
– Counterpart WWF (World Wildlife Found) untuk pelestarian Penyu (1984-1985)
– Anggota Tim Pelestari Kultivar Salak Langka (1996 – 1998 )
– Ketua Tim Pelestari Plasma Nutfah Kambing Gembrong (1998-Sekarang)

Penghargaan

1. Tahun 2010
Salah satu dari 45 figur inspiratif Indonesia tahun 2010 (pilihan surat kabar KOMPAS – Jakarta)

2. Tahun 2007
Penanggungjawab Laboratorium Agribisnis (PRIMATANI) terbaik di Indonesia 2007 (penghargaan dari Menteri Pertanian)

3. Tahun 2005
– Sebagai salah satu pemenang program insentif paten dari kantor MENRISTEK atas hasil temuannya berupa probiotik (BIO-CAS)

– Sebagai juara harapan lomba penulisan skenario film cerita 2005 – Penghargaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, ( Judul “ Cinta Sang Undhagi “ )

4. Tahun 2004
Terpilih sebagai salah satu “Peneliti Berprestasi”, Departemen Pertanian ( penghargaan dari Menteri Pertanian RI )

5. Tahun 1993
Karyanya berupa skenario sinetron “Menebus Dosa” mendapat penghargaan dari PWI – sebagai juara harapan

6. Tahun 1990
Juara Nasional – Festival Penyuluhan (Penghargaan dari Ketua PERHIPTANI)

7. Tahun 1989
Karyanya berupa skenario Film dokumenter “Hitam Merah Penyulut Gairah” yang diproduksi PT. Aristokrat Film, masuk nominasi dalam Festival Film Indonesia untuk katagori film documenter

8. Tahun 1986
Juara Nasional Lomba Karya Tulis lingkungan hidup (Penghargaan dari Yayasan Nusantara – Jakarta)

9. Tahun 1981
Juara Nasional Lomba Karya Tulis pembangunan peternakan (Penghargaan dari Menteri Pertanian RI)

 

 

Leave a Reply